Skip to content

Wisata Mangrove juga ada di Bali

Biasanya kita mendengar Bali dengan wisata pantai yang sangat indah, tetapi kali ini RedDoorz ingin membagikan sesuatu yang berbeda. Pulau Dewata ini memang dianugerahi alam yang sangat indah oleh Tuhan, karenanya tidak akan ada bosannya kita membahas pulau yang satu ini.

Mungkin wisata pantai sudah sering kita lakukan di Bali, tetapi bagaimana dengan wisata hutan bakau atau mangrove? Ternyata di pulau ini juga terdapat objek wisata hutan bakau dengan nama Proyek Pusat Informasi Mangrove (Mangrove Information Center).

Sekilas mengenai hutan bakau, berfungsi sebagai menahan gelombang air laut yang masuk ke daratan. Dengan adanya hutan ini, maka abrasi atau pengikisan tanah pinggir pantai dapat dikurangi. Karenanya fungsi hutan bakau ini sangat penting terutama saat ada gelombang besar air laut yang datang ke daratan.

Hutan ini dibuat atas kerja sama pemerintah Bali dengan Jepang. Tujuan utamanya ya itu tadi, untuk melindungi pantai di Bali Selatan dari abrasi.

Objek wisata ini adanya di Bali Selatan, tepatnya di jalan Bypass Ngurah Rai. Jika dari arah Sanur, letaknya sekitar 100m dari patung Dewa Ruci. Jika dilihat, lokasi tepatnya cukup tersembunyi dibandingkan dengan jalan Bypass yang macetnya tiada henti.

Menikmati wisata ini bisa dilakukan dengan berjalan kaki dengan adanya jembatan setapak yang terbuat dari kayu sepanjang 2km. Jika biasanya hutan bakau identik dengan lumpur dan rawa-rawa, berbeda dengan yang satu ini. Karena telah ditata dengan rapi sehingga sangat nyaman untuk dikunjungi.

Sumber gambar: Imelfreak

Sumber gambar: Imelfreak

Bahkan pada beberapa titik di atas jembatan ada tempat khusus bagi pengunjung untuk menikmati suasana hutan bakau. Ingin tahu di mana best spot dari hutan bakau ini? Adalah di ujung jembatan. Kita akan mendapatkan pemandangan jalan tol dan birunya teluk benoa yang sangat terlihat jelas.

Hutan bakau ini bukan hanya menjadi pusat rekreasi, melainkan juga menjadi langganan bagi pasangan untuk melakukan foto prewedding. Jadi bagi kita yang ingin melakukan fotografi dengan latar hutan bakau, tempat ini bisa jadi bahan pertimbangan.

Yang paling pas berkunjung ke sini adalah pada pagi atau sore hari. Untuk menghindari teriknya matahari, lalu jika beruntung kita bisa melihat burung-burung yang sedang terbang.

Jangan ditanya berapa luasnya hutan bakau ini, bayangkan saja jika ada jembatan sepanjang 2km, berapa luas hutan ini? Ternyata luas hutan bakau ini adalah 1300 hektar. Luar biasa bukan?

Karena kawasan ini sudah ditata sedemikian rupa, maka hutan bakau Bali ini juga sangat cocok untuk membawa anak sekolah. Untuk mengenal alam lebih dekat, tidak ada salahnya untuk mengajaknya ke sini. Kawasan ini juga sering dijadikan tempat penelitian.

Berkunjung ke Bali juga bisa sangat menyenangkan dengan didukung oleh penginapan yang mampu memanjakan kita dari lelahnya setelah beraktivitas. Dengan fasilitas yang ditawarkan serta harga yang dibanderol harus sebanding

Untuk mencari hotel murah di Bali, kita bisa mencarinya melalui website kami yang memang menawarkan kamar hotel terstandarisasi dengan harga yang murah, mulai dari Rp 199 ribu saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: