Wisata Kuliner Seru di Cikini

Zaman sekarang kemajuan teknologi membuat wisata kuliner bagi para muda-mudi Jakarta menjadi semakin populer. Kemudahan mengakses ulasan tempat makan melalui platform media sosial sangat digandrungi masyarakat muda saat ini. Tak jarang mereka berlomba-lomba mengunjungi tempat makan yang unik dan seru untuk menghabiskan waktu senggangnya, dari hanya sekedar minum kopi atau makan bersama dengan teman maupun keluarga. Salah satu daerah tempat makan yang ramai dikunjungi adalah daerah Cikini.

Seperti di daerah lainnya yang sudah banyak dijamuri tempat makan, Cikini sendiri sudah banyak dikunjungi masyarakat Jakarta sejak tahun 1960-an. Sehingga tak heran banyak tempat makan yang dari dulu sampai sekarang masih bertahan. Dari sekian banyak tempat makan yang berada di kawasan Cikini, ada lima tempat yang menawarkan wisata kuliner yang patut Anda coba. Yuk simak selengkapnya dibawah ini:

Kedai Tjikini

cik1-manual-co-idSumber gambar: manual.co.id

Kedai yang diberi nama ‘Tjikini’ ini bertempat di Jl. Cikini raya no.17 – Jakarta, sejajar dengan Taman Ismail Marzuki (TIM). Penggunaan furniture dengan desain sederhana, lampu gantung dan ornamen dekoratif seperti rak buku, membuat ciri kolonial dari restoran ini semakin memberikan pesona tersendiri bagi para pengunjungnya.

Bukan hanya nuansa kedai ini yang dapat mengingatkan kita pada era kolonial, makanan yang disajikan pun semakin membuat kita terbawa ke era tersebut. Makanan yang paling disukai pengunjung Kedai ini adalah pokeju, roti bakar dan lontong cap gomeh. Untuk minuman nya jangan lewatkan untuk memesan Sarsaparila cap badak 1916, minuman lokal dari pematang siantar yang masih bertahan hingga kini.

Bakoel Koffie

cik6

Kedai kopi ini memiliki visi untuk mempopulerkan kembali kopi tradisional Indonesia di Jakarta. Sehingga kopi yang disajikan oleh Bakoel Koffie hampir semuanya diperoleh dari perkebunan kopi pilihan dari berbagai daerah di Indonesia. Ciri khas kedai kopi dengan tema zaman dulu ini sangat populer di kalangan muda-mudi Jakarta. Banyak yang senang datang ke Bakoel Koffie bukan hanya untuk sekedar menikmati secangkir kopi namun juga menikmati suasana kolonial dan tradisional di kedai kopi ini.

Bertempat di Jl. Cikini Raya No.25 – Jakarta, Bakoel Koffie memiliki minuman favorit yaitu kopi hitam tubruk atau espresso. Aromanya yang nikmat dan tekstur nya yang kental membuat para pencinta kopi ingin terus kembali ke Bakoel Koffie. Dan untuk Anda yang tak suka kopi, juga tersedia berbagai minuman non kopi seperti jus, aneka ragam teh dan minuman coklat.

Tjikinii Lima

cikcikSumber gambar: Go Girl!

Restoran yang tadinya merupakan rumah tinggal dan baru direnovasi ini, resmi dibuka pada September 2016 kemarin. Meski terbilang cukup baru, Tjikinii Lima yang berlokasi di Jl. Cikini 1 No.5 – Jakarta ini telah banyak memiliki pengunjung. Kesan nyaman dan hangat dapat langsung Anda rasakan ketika masuk restoran ini. Dengan furniture yang banyak berunsur kayu mengingatkan pada rumah-rumah pada zaman kolonial.

Berbeda dengan Kedai Tjikini yang memiliki konsep ‘Jadoel’ pada menu makanan nya, Restoran Tjikinii Lima memiliki menu makanan yang lebih banyak kolaborasi antara western dan eastern. Yang unik, pemilik restoran ini sengaja mengembangkan makanan daerah seperti nasi kapau dengan berbagai menu lauk, bebek goreng Bali dan salmon bumbu rujak.

Warung Daun

cik

Menyajikan makanan dari bahan-bahan organik dan tanpa mengandung MSG, restoran Warung Daun di Jl. Cikini no 26 – Jakarta ini cocok untuk Anda yang menyukai makanan khas Indonesia seperti sate klatak, nasi liwet pelangi jambal, tumis lidah pedas dan kerang asam pedas. Makanan dan minuman yang dihidangkan disini kebanyakan adalah hasil dari kebun yang Warung Daun  kelola sendiri, sehingga sudah dipastikan tanpa pestisida apalagi pengawet.

Selain menawarkan makanan yang sehat, Warung daun juga memiliki desain interior yang unik karena dihiasi dengan berbagai barang-barang kuno seperti kursi dan meja kayu dari zaman kolonial. Yang uniknya lagi, bangunan restoran yang berdiri pada awal tahun 2000-an ini masih berupa seperti rumah Belanda zaman dulu .

Oasis Heritage Restaurant

cik4-qravedSumber gambar: Qraved

Jika Anda berkunjung ke daerah Cikini dan memiliki budget yang berlebih, Anda harus mencoba Oasis Heritage Restaurant. Menampilkan suasana khas bangsawan Jawa, baik interior ruangan maupun peralatan makan yang disediakan berasal dari zaman kerajaan Jawa kuno. Namun jangan salah, walaupun merupakan restoran tertua di kawasan Cikini, Oasis Heritage Restaurant selalu menjadi favorit para tamu negaraan yang biasa diundang makan malam disini.

Restoran yang berdiri pada tahun 1928 ini bertempat di Jl. Raden Saleh No.47 – Jakarta. Menu yang paling sering dipesan pengunjung adalah rijsttafel, ini adalah gaya penyajian 12 menu makanan Indonesia seperti sate, ayam panggang, ikan bakar, serundeng, dll. Yang uniknya, semua pramusaji yang menyajikan rijsttafel ini mengenakan kebaya dan jarik yang identik dengan busana adat jawa dan diiringi lagu-lagu nusantara. Namun jika Anda tidak ingin memesan rijsttafel, menu ala-carte seperti salmon ataupun steak wagyu juga bisa dipesan.

Di daerah Cikini memang terkenal dengan banyak kafe-kafe bertema kolonial yang banyak menyita perhatian. Tetapi juga terdapat hotel murah yang dimiliki oleh RedDoorz dengan nama RedDoorz @ Menteng.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s