Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Mendaki Gunung Semeru

Gunung Semeru adalah salah satu gunung tertinggi yang ada di pulau Jawa, ketinggiannya mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut. Gunung yang berlokasi di antara kota Malang dan Lumajang ini juga termasuk sebagai gunung berapi yang paling aktif saat ini. Diperkirakan setiap 20 menit, kawah dari Gunung Semeru akan mengeluarkan debu hitam disertai pasir dan batu-batu kecil sebagai akibat dari aktivitas vulkanik yang berlangsung.

Terlepas dari fakta tersebut, selama pendakian juga akan ditemukan banyak hal indah seperti pepohonan hijau, bunga edelweis, dan bahkan pemandangan alam yang luar biasa saat Anda berada di puncak gunung. Namun, tentunya untuk mencapai puncak tidaklah mudah, karena Anda harus melewati medan yang sangat menantang, namun terkadang sulitnya medan yang ada malah membuat para pendaki semakin penasaran untuk melakukan pendakian sampai ke puncak Mahameru.

Waktu Terbaik untuk Mendaki

gunung semeru 1

Waktu terbaik untuk melakukan pendakian ke Gunung Semeru sebaiknya dilakukan diantara bulan Mei sampai September. Hal ini karena setelah bulan September, biasanya Indonesia akan masuk ke dalam musim hujan, dan tingkat intensitas hujan akan semakin tinggi. Saat musim hujan, Anda akan tetap dapat melakukan pendakian, namun cuaca yang buruk pasti membuat pendakian lebih berbahaya.

 

Rute dan Tujuan Pendakian

Jalur Pendakian Pertama: Ranu Pane – Ranu Kumbolo

gunung semeru 3

Selama pendakian gunung, akan ada beberapa jalur yang dilewati. Namun, tidak perlu khawatir karena rute dari pendakian akan terlihat jelas dan sangat mudah untuk Anda ikuti.  Check point pertama Anda adalah saat mencapai Ranu Kumbolo, sebuah danau air tawar besar yang terletak sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut. Danau ini disebut-sebut sebagai bagian terindah dari Gunung Semeru. Untuk mencapai kesini, Anda membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam untuk melakukan pendakian di jalur sejauh 9,5 km. Selama pendakian Anda akan menemukan bunga edelweis hampir sepanjang jalan.

Jalur Pendakian Kedua: Ranu Kumbolo – Kalimati

gunung semeru 4

Sesampainya di Ranu Kumbolo, Anda akan mulai mendaki lagi menuju salah satu rute pendakian populer di Gunung Semeru, bernama Tanjakan Cinta. Untuk mencapai check point ini, Anda harus sedikit memerlukan usaha ekstra karena medan yang ditempuh berupa bukit-bukit curam. Di belakang bukit curam juga terdapat sebuah padang rumput yang sangat indah, biasanya disebut Oro – Oro Ombo. Setelah melewati padang rumput ini, Anda juga akan mendaki hutan pinus Cemoro Kandang. Di tempat ini terkadang para pendaki dapat menemukan rusa dan burung.

Mendaki sedikit melewati hutan pinus, kemudian Anda akan sampai di Jambangan. Tempat ini memilki permukaan tanah yang datar dikelilingi rumput-rumput, edelweiss, dan pemandangan langsung ke puncak Mahameru. Di tempat ini Anda dapat beristirahat sebentar sampai siap kembali menempuh pendakian. Diperlukan 30 menit berjalan melewati hutan untuk mencapai check point berikutnya, yaitu Kalimati.

Sesuai dengan namanya, tempat ini adalah  sebuah  padang rumput besar di tepi hutan pinus tanpa adanya air yang mengalir. Sungai ini hanya mengalir pada musim hujan bersama lahar dingin semeru. Di sini, biasanya para pendaki akan membangun tenda untuk beristirahat, dan mengumpulkan tenaga terlebih dahulu jika ingin melakukan pendakian sampai ke puncak gunung.

Setelah mencapai Kalimati, Anda dapat melakukan pendakian lagi sampai ke puncak Mahameru. Akan tetapi, Kalimati sesungguhnya adalah tempat pendakian terakhir yang direkomendasikan oleh pihak pengelola. Pendakian selanjutnya menuju Arcopodo dan puncak Mahameru dapat Anda lakukan dan diperbolehkan, namun resiko dari bahaya yang mungkin ada harus sudah siap Anda tanggung.

Puncak Mahameru

gunung semeru 5

Jika kemudian Anda memutuskan untuk tetap melakukan pendakian sampai ke Puncak Mahameru, maka Anda dapat melihat pemandangan yang jarang Anda lihat sebelumnya. Melalui puncak mahameru, para pendaki dapat menyaksikan pemandangan Gunung Bromo, Argopuro, Raung, Arjuno, Welirang, Lawu, dan Kawah Jonggring Saloka. Tentunya pengalaman menjajakan kaki di atas puncak mahameru ini tidak akan terlupakan, karena keindahannya yang sangat mengagumkan.

Suhu Selama Berada di Gunung Semeru

gunung semeru 6

Para pendaki yang melakukan pendakian sampai puncak harus mulai naik pada tengah malam, mengingat angin kencang yang akan dihadapi beserta dengan suhu sekitar 4-10 ° C dan bahkan mencapai suhu minus di musim kemarau. Angin juga bertiup sangat kencang, terlebih jika Anda melakukan pendakian di bulan Desember hingga Januari. Udara dingin ini akan dimulai saat Anda berada di Ranu Kumbolo. Jadi, pastikan persiapkan jaket yang tebal sebelum melakukan pendakian. 

Kondisi yang Terdapat di Gunung Semeru

gunung semeru 2

Saat melakukan pendakian jangan berharap untuk menemukan toilet ataupun rumah makan di sekitaran gunung. Anda harus membuat makanan sendiri selama berada di sini, maka pastikan untuk membawa persediaan yang cukup dan mudah untuk dimakan langsung sehingga tidak akan merepotkan.

Hal – hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mendaki

gunung semeru 8

Tentunya melakukan pendakian ke gunung akan menjadi pengalaman yang sangat menantang. Karena itu, diperlukan persiapan yang sangat matang untuk mempersiapkan pendakian Anda. Untuk itu, sebelum dan saat melakukan pendakian, pastikan Anda melakukan hal-hal dibawah ini.

  1. Sertifikat kesehatan dari dokter yang menyebutkan bahwa Anda cukup fit untuk dapat mendaki.
  2. Perlengkapan naik gunung berupa tas carrier, sepatu khusus, jas hujan, kain hangat, sleeping bag, lampu senter, dan barang-barang keperluan pribadi lainnya.
  3. Kamera.
  4. Snack (coklat, energy bar), air mineral, dan obat pribadi.
  5. Mulailah mendaki sekitar jam 12.00 pagi untuk mencapai puncak sebelum matahari terbit.
  6. Turun dari puncak sebelum pukul 10.00 pagi untuk menghindari gas beracun.
  7. Hindari mendaki dari sisi selatan karena aliran gas beracun dan lahar.
  8. Miliki peralatan lengkap untuk menghindari hipotermia dan hipoksia.
  9. Bawalah penutup anti air untuk barang Anda saat hujan datang.
  10. Gunakan daypack (tas kecil ± 30 liter) untuk membawa makanan ringan, air dan kamera.
  11. Pasokan air Anda akan berasal dari Danau Ranu Kumbolo dan Kalimati.
  12. Ada banyak kasus dimana barang elektronik seperti kamera rusak akibat masuknya debu, pertimbangkan untuk menggunakan proteksi ekstra.
  13. Jangan mengambil apa pun kecuali gambar, tinggalkan semua yang ada selama di gunung selain kenangan. Mari tetap lestarikan alam Indonesia!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s