Places To Visit

Tempat Belanja di Jogja yang Murah dan Menarik Untuk Anda Kunjungi

Jalan-jalan ke berbagai tempat saat liburan sepertinya kurang lengkap tanpa belanja. Entah itu untuk sekedar belanja oleh-oleh saja atau memang Anda khususkan mencari benda tertentu khas tempat tersebut. Jogja, sebagai salah satu tempat wisata favorit juga memiliki banyak tempat menarik untuk Anda belanja. Berikut RedDoorz akan memeberikan beberapa rekomendasi tempat belanja di Jogja yang bisa Anda jadikan referensi RedTraveler.

Malioboro

malioboro

Siapa yang tidak tahu Malioboro Jogja? Hampir setiap wisatawan entah itu dari dalam atau luar negeri pasti akan berkunjung ke sini untuk mendapatkan beragai macam pernak-pernik dan oleh-oleh khas Jogja. Tempat belanja di Jogja ini memang menjadi pilihan favorit para wisatawan karena lengkap dan harganya juga relatif murah. Anda bisa membeli berbagai macam oleh-oleh seperti batik, gantungan kunci, tas, pensil, dompet, hingga kaos Dagadu yang memang khas Jogja. Kalau Anda ingin mendapatkan harga yang lebih murah, cobalah untuk membeli dalam jumlah yang banyak seperti selusin atau setengah lusin. Toko-toko yang ada di Malioboro ini rata-rata buka selama 24 jam. Tetapi untuk Anda yang khusus ingin membeli kaos, bisa datang paling malam sekitar pukul 21.00 atau 22.00 malam.

Pasar Beringinharjo

 

pasar beringharjo.jpg

Anda yang ingin berbelanja batik di Jogja bisa datang ke Pasar Beringharjo. Pasar yang satu ini termasuk salah satu destinasi wisata yang cukup tua di Jogja. Dibangun sejak tahun 1758, tempat  belanja ini ditetapkan sebagai pasar tradisional Jogja pada tahun 1925 dan diberi nama Beringharjo. Di sini Anda bisa menemukan berbagai macam keperluan, mulai dari buah-buahan, sayuran, makanan tadisional, jajanan khas Jogja, hingga benda-benda kuno. Tetapi dari itu semua, pasar Beringharjo memang terkenal dengan penjualan batiknya. Hal ini sangat terlihat dari banyaknya toko yang menjual batik di pasar ini. Bila dihitung jumlah toko yang menjual batik di Beringharjo bisa mencapai hingga ratusan. Meski harganya murah, untuk urusan kualitas batik di pasar Beringharjoini tidak perlu Anda ragukan. Sekedar tips, jika RedTraveler ingin mendapatkan harga yang murah cobalah untuk menawar dengan Bahasa Jawa.

Kotagede

perak di jogja

Tempat Belanja di Jogja ini sangat terkenal dengan kerajinan peraknya. Anda bisa menemukan dengan mudah berbagai toko yang menjual kerajinan perak di kiri kanan jalan. Ada berbagai macam kerajinan perak yang bisa Anda temukan mulai dari cincin, kalung, anting hingga berbagai pajangan. Untuk harganya sendiri sangat bervariasi, mulai dari Rp 50.000 hingga puluhan juta.  Tentunya semua tergantung dari bentuk, tingkat kerumitan hingga berapa kadar perak yang digunakan untuk membuat kerajianan tersebut.

Manding, Yogyakarta Selatan

kerajinan kulit

Bergeser sedikit ke Yogyakarta Selatan, di sini Anda akan menemukan berbagai macam kerajinan kulit. Meski sekarang nama Desa Manding tidak setenar dulu, tetapi banyak wisatawan yang mencari kerajinan kulit datang ke tempat ini. Di Desa Manding, Anda bisa menemukan sekitar 40 usaha kulit tradisional yang memang dikerjakan langsung oleh para warga yang ada di sana. Anda yang ingin melihat secara langsung proses pembuatan berbagai macam kerajianan kulit, bisa menengoknya ke showroom yang ada di Desa Manding. Ada berbagai produk kerajianan kulit yang bisa Anda dapatkan diantaranya seperti tas, sepatu, ikat pinggang, sandal, jaket hingga gantungan kunci. Untuk harganya sendiri juga dipastikan jauh lebih murah dibandingkan dengan kerajinan kulit yang dijual di mal-mal. Meski begitu, kualitasnya tidak kalah dari produksi hasil pabrikan.

Kasongan

keerajiann garabah kasongan

Jika di Desa Mandingan terkenal dengan kerajinan kulit, di Desa Kasongan Anda bisa mendapatkan berbagai kerajinan yang terbuat dari gerabah.Produk yang berbahan dasar gerabah dibuat menjadi beberapa barang, diantaranya seperti guci, pot bunga, lampu hias hingga miniatur alat transportasi. Sebelumnya, para pengrajin di Desa Kasongan ini adalah petani. Namun, setelah banyak persawahannya diserahkan ke Belanda, para warga pun beralih menjadi pengrajin gerabah. Jadilah, Desa Kasongan menjadi tempat pembuatan gerabah dan terkenal hingga sekarang di Jogja.

(Baca Juga: Liburan ke Jogja, Pastikan untuk Menginap di RedDoorz near UGM 2)

Wisata Krebet

kerajinan kayu krebet

Pada awalnnya Desa Krebet ini merupakan hutan yang tidak ditinggali oleh siapa pun. Di hutan ini pun banyak ditumbuhi banyak tumbuhan mulai dari perdu hingga pohon kayu. Setelah akhirnya hutan ini dibuka menjadi lahan pemukiman, banyak warga yang memanfaatkan kayu-kayu yang ada di hutan tersebut untuk dibuat menjadi kerajinan mata pencaharian mereka. Nama Krebet sendiri diambil dari nama pohon yang sering mereka manfaatkan untuk diolah menjadi kerajinan. Ada berbagai kerajinan yang bisa Anda beli di Desa Krebet, mulai dari pembatas buku, gantungan kunci, topeng, gelang, wayang, gelang dan masih banyak kerajinan lainnya. Untuk harganya sendiri, kerajianan kayu di tempat ini lebih murah dibandingkan dengan yang ada di toko souvenir yaitu mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 300.000.

Apa Anda sudah siap berbelanja di Jogja?! Bagi Anda yang ingin berkunjung ke berbagai kota-kota di Indonesia seperti; Bali, Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Bandung, RedDoorz hadir sebagai tempat penginapan murah dengan fasilitas lengkap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s