Skip to content

Taman Nasional Gunung Rinjani yang Simpan Keindahan Alam

Lombok memang menjadi tempat wisata yang dikenal dengan berbagai keindahan alamnya. Mulai dari pantai hingga taman nasional gunung rinjani bisa Anda eksplore selama berkunjung ke Lombok. pemandangan indah dan suasanya yang cenderung tenang dan asri menjadikan tempat wisata ini semakin terasa eksotis. Untuk lebih jelasnya berikut RedDoorz akan bahas mengenai Taman Nasional Gunung Rinjani.

Sejarah Taman Nasional Gunung Rinjani

mount-rinjani

Gunung Rinjani termasuk salah satu Gunung tertinggi yang ada di Indonesia. Di Gunung Rinjani   RedTraveler bisa melihat sebuah kaldera yang dinamakan Segara Anak. Kaldera ini  terbentuk dari sebuah erupsi yang terjadi pada tahun 1847. Secara administratif Taman Nasional Gunung Rinjani memiliki luas 42.000 hektar yang termasuk dalam kawasan hutan lindung. Pada tahun 2008, Taman Nasional Gunung Runjani ini bahkan mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai salah satu Taman Nasional terbesar di dunia. Hingga sekarang Gunung Rinjani masih dihitung sebagai salah satu Gunung berapi aktif yang ada di Indonesia. Bahkan pada tahun 2009, Gunung ini pernah menunjukan aktifitas vukanisnya yang menyebabkan trekking pendakian menuju Gunung Rinjani ini ditutup untuk sementara.

Tempat Menarik di Taman Nasional Gunung Rinjani

Web-Segara-Anak

Ada banyak tempat menarik di Taman Nasional Gunung Rinjani yang bisa Anda kunjungi. Karena termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional, RedTraveler akan melihat keindahan lingkungan yang masih alami di sini. Ada berbagai macam flora dan fauna seperti burung-burung endemic, kupu-kupu dank kera-kera yang masih bebas berkeliaran di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani ini. Selain itu ada banyak tempat menarik yang wajib Anda kunjungi selama berlibur ke tempat ini.

Desa Tradisional Senaru

Traditional-village-senaru-rinjani

Di kawasan Taman Nasional ini terdapat sebuah desa tradisional yang menjadi tempat tinggal bagi penduduk asli pulau Lombok yaitu Desa Tradisional Senaru. Desa ini terletak di jalur pendakian yang mengarah ke Gunung Rinjani. Nama penduduk asli yang tinggal di Desa Tradisional Senaru ini bernama suku Sasak yang dipercaya juga sebagai salah satu penjaga dari Gunung Rinjani dan kawasan hutan lindung ini.

Selama di sini RedTraveler bisa melakukan banyak kegiatan seru. Jangan terlalu lama berdiam diri di dalam penginapan. Anda bisa berjalan-jalan di sekitar desa tradisional Senaru dengan menyusuri saluran irigasi yang berada di sepanjang pedesaan. Selain itu, Anda juga bisa belajar bagaimana cara bercocok tanam dengan penduduk yang ada di sini.  RedTraveler juga jangan sampai ketinggalan melihat matahari terbit yang muncul dari balik puncak Gunung Rinjani.

Selain kegiatan seru di pagi hari seperti melihat matahari terbit, RedTraveler juga bisa melakukan kegiatan seru lainnya di Taman Nasional Gunung Rinjani. Masih di kawasan Desa Tradisional Senaru juga terdapat sebuah air terjun rahasia dan kolam renang tradisional yang dinamakan Tumpasan Senaru. Anda bisa menikmati keindahan sore di sini dengan berendam dan berenang di kolam alami ini. menarik sekali bukan?

Seperti yang sempat disinggung sedikit di atas, kalau di Desa Tradisional Senaru ini Anda bisa melihat keindahan air terjun Sindang Gila. Tempat wisata di Desa Tradisional Senaru ini sudah populer di kalangan wisatawan baik lokal maupun internasional. Terletak 600 m di atas permukaan laut, Anda bisa menjangkau air terjun ini dengan berjalan kaki selama 20 menit. Selain air terjun Sindang Gila, ada air terjun lain yang tidak kalah indah di kawasan Senaru yang bernama Tiu Kelep.

Di sini RedTraveler bisa melihat keindahan alam dan berenang di dalam kolam air terjunnya yang cukup dalam. Ada kepercayaan, kalau berenang ke bagian belakang air terjun Anda bisa menjadi lebih muda. Sebenarnya, masih ada satu air terjun indah lainnya yang bernama Betara Lenjang. Tetapi, tempat wisata ini hanya terbatas untuk para pemanjat tebing yang didampingi oleh pemandu dan juga peralatan yang memadai.

Kawasan Sembalun

sembalun

Selain Gunung serta air terjunnya, Taman Nasional Gunung Rinjani juga memiliki objek menarik lainnya yaitu Kawasan Sembalun. Objek wisata di Taman Nasional ini dibagi menjadi dua wilayah yaitu Desa Sembalun Lawang dan Desa Sembalun Bumbung yang terpisah sejauh 2 km. Di desa Sembalun Lawang Anda bisa menemukan artefak berupa rumah tradisional yang jadi tempat tinggal dari orang Sembalun. Berkeliling kawasan Sembalun, Anda nantinya juga akan menemukan satu patung raksasa yang berbentuk dua bawang raksasa. Patung ini menjadi simbol kalau dulunya daerah Sembalun menjadi penghasil bawang merah terbesar yang ada di Indonesia.

Kawasan Sapit

sapit

Tidak jauh dari kawasan Sembalun ada satu desa lainnya yang bisa Anda kunjungi yaitu kawasan Sapit. Salah satu daerah di Taman Nasional Gunung Rinjani ini merupakan kombinasi dari keindahan pemandangan, gunung dan juga area agrikulturnya. Daerah ini masih hidup dalam kesederhanaan sebagai salah satu contohnya mereka  masih membajak sawah dan kebun mereka dengan cara yang tradisional. Untuk sampai ke spot indah ini, RedTraveler bisa berjalan kaki melalui area persawahan dan banyak tempat menarik lainnya yang ada di kawasan Sapit ini.

Itulah informasi mengenai Taman Nasional Gunung Rinjani. Nah, Anda yang ingin menginap di Jogjakarta ataupun kota-kota lain di Indonesa, seperti: Semarang, Bali, Jakarta, Bogor, Yogyakarta dan Bandung. RedDoorz hadir sebagai penginapan murah dengan fasilitas lengkap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: