Bila Anda berkunjung ke Semarang, makanan yang paling banyak dicari pasti lumpianya. Mungkin jajanan satu ini cukup mudah Anda temui di Semarang. Tetapi, bagaimana jika Anda ingin berwisata kuliner di Semarang pada malam hari?  Semarang menawarkan banyak pilihan tempat makan dan kuliner lezat di malam hari. Mulai dari nasi liwet yang merupakan makanan tradisional hingga sajian berupa western food, bisa Anda coba di Semarang. Untuk lebih jelasnya berikut RedDoorz akan bahas mengenai kuliner malam di Semarang.

Angkringan Blendoek

IMG20170607164344

Jalan-jalan ke kawasan Jawa Tengah, Anda pasti akan sering melihat angkringan. Kuliner malam di Semarang yang satu ini memang salah satu yang populer di kalangan para pecinta kuliner. Angkringan Bloendoek di Semarang sendiri menghadirkan berbagai macam sajian makanan tradisional dalam porsi mini. Beberapa sajian yang menjadi favorit dan banyak dipesan oleh pengunjung yang datang ke Angkringan Bloendoek ini adalah nasi goreng dan nasi terinya yang memiliki cita rasa gurih. Tetapi, jika Anda ingin makan sajian lainnya ada juga nasi putih yang bisa Anda nikmati dengan lauk pauk berbagai jenis seperti gorengan, telur, daging, ayam hingga sate-sateannya. Selain memang lezat menu makanan di Angkringan Bloendoek ini juga sangat terjangkau.

Soto Bangkong

soto bangkong

Semarang pada malam hari terasa dingin karena itu menikmati semangkuk soto memang menjadi pilihan yang tepat untuk Anda yang ingin berwisata kuliner di sini. Salah satu kuliner malam di Semarang yang cukup banyak diminati adalah Soto Bangkong. Sajian kuliner malam di Semarang ini memiliki isian yang terdiri dari daging ayam, mi soun, irisan tomat, tauge yang kemudian di siram dengan kuah soto yang kental. Soto Bangkong semakin terasa lezat dengan dengan tambahan taburan bawang goreng dan seledri. Jika satu porsi Soto Bangkong ini dianggap belum cukup Anda bisa menambah menu seperti sate telur puyuh dan sate kerang.

Nasi Ayam Bu Sami

DSC_1141

Berikutnya, ada Nasi Ayam Bu Sami yang tidak boleh Anda lewatkan. Kuliner malam di Semarang ini termasuk makanan tradisional yang cukup legendaris karena telah berjualan sejak tahun 1975. Dinamakan Bu Sami karena ibu yang menjual nasi ayam ini bernama ibu Sami. Sebelumnya bu Sami berkeliling dengan menggendong bakul jualannya. Tetapi sejak tahun 1988, Nasi Ayam Bu Sami pun mangkal di kawasan Simpang Lima Semarang. Saat mampir ke sini jangan lupa untuk mencicipi menu nasi liwetnya yang menjadi Andalan di sini. Lauk pauk yang tersaji di Nasi Ayam Bu Sami ini seperti potongan ayam yang diopor, tahu, telur hingg jeroan seperti ati ampela, telur muda hingga usus.

Nasi Goreng Babat Pak Karmin

nasi goreng babat

Untuk Anda pecinta nasi goreng bisa berkunjung ke jembatan Mberok untuk mencicipi Nasi goreng Babat Pak Karmin. Sudah jelas nasi goreng yang satu ini memiliki  isian berupa babat. Berbagai jenis babat yang dicampur ke dalam nasi goreng ini diantaranya seperti limpa, paru, hati ayam hingga iso. Nasi goreng babat pak Karmin ini terasa sangat gurih karena menggunakan bumbu dan resep sendiri.

(Baca Juga: Liburan ke Semarang, Lebih Murah dengan Nginep di RedDoorz near Universitas Diponegoro)

Nasi Kucing Pak Gik

nasi kucing pak gik

Berikutnya, ada Nasi Kucing Pak Gik yang menjadi kuliner malam di Semarang yang sangat favorit. Sudah berjualan sejak 50 tahun yang lalu, Nasi Kucing Pak Gik ini buka selama 24 jam penuh. Memiliki nama Nasi Kucing sendiri karena makanan tradisional ini porsinya sedikit. Ada berbagai macam sajian yang bisa Anda coba di Nasi Kucing Pak Gik,  diantaranya mendoan, tahu petis, sate bakso, pia-pia dan masih banyak lagi yang lainnya. Setelah makan, RedTraveler bisa menghangatkan tubuh dengan menyeruput minuman seperti wedhang jahe, teh hangat, kopi, susu hingga sirup. Nikmat sekali bukan kuliner malam di Semarang yang satu ini?

Kafe Riverview

riverview

Kalau kuliner malam di Semarang yang satu ini identik dengan tempat nongkrongnya muda-mudi Semarang di malam hari. Dibuka selama 24 jam, café di semarang yang satu ini menawarkan suasana alami dengan suasana outdoor yang nyaman. Menu makanan yang disajikan di kafe Riverview  berkisar dari western food, Asian food, soup hingga salad. Sedangkan, untuk menu andalannya sendiri, RedTraveler harus mencoba iga penyet yang dibandrol dengan harga Rp 22.500 dan Sop Buntut Spesialnya seharga Rp 30.000. Menarik sekali bukan? Tidak hanya bisa sekedar nongkrong-nongkrong saja, RedTraveler juga bisa pulang dalam keadaan kenyang dari sini.

Rumah Makan Kampung Laut

IMG20170621160830

Anda yang suka dengan pemandangan laut, bisa berkunjung ke Rumah Makan Kampung Laut di Semarang. Memiliki konsep rumah makan apung, ada berbagai macam sajian buffet yang bisa RedTraveler coba di Rumah Makan Kampung Laut ini. Harga makanan yang ada disini dibandrol dengan hargaRp 55.000 per orang hingga Rp 110.000 per orangnya. Dengan harga ini Anda bisa menikmati bebereapa sajian seperti ayam, ikan hingga sayur. Selain makanannya yang lezat, RedTraveler juga bisa menikmati keindahan pemandangan yang ada di sini dengan makan di bagian outdoor restoran ini.

Itulah beberapa informasi mengenai kuliner malam di Semarang yang bisa Anda coba. Nah, jika Anda tertarik untuk berlibur ke berbagai daerah di Indonesia seperti; Bali, Bandung, Surabaya, Jakarta, Solo, Semarang, Palembang, Batam, Makassar, Manado, Bogor dan Yogyakarta. Pastikan Anda memiliki penginapan yang nyaman dan murah dengan memilih RedDoorz sebagai akomodasi penginapan Anda.

3 thoughts

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s