Bali memang memiliki banyak sekali tradisi dan budaya.  Sepanjang tahunnya Anda bisa menyaksikan banyak perayaan berupa festival di Bali.  Jadi, selain mengunjungi banyak objek wisata menarik dan memiliki pemandangan yang indah, RedTraveler bisa meluangkan waktu untuk melihat festival budaya yang ada di sini. Untuk lebih jelasnya berikut RedDoorz akan bahas mengenai festival unik di Bali selain Nyepi yang bisa Anda saksikan.

Galungan

galungan-gebogan-bali

Festival unik di Bali ini merupakan  sebuah upacara keagamaan yang dielenggarakan untuk memperingati pertempuran antara Dharma dan Adharma. Selain itu, Galungan juga diselenggarakan sebagai bentuk perayaan penyebaran agama Hindu yang ada di Bali. Selama festival ini berlangsung, RedTraveler akan melihat Barong yang menari dari satu pura ke pura lainnya untuk memberikan pertunjukan menarik. Festival Galungan ini juga diikuti dengan perayaan yang dinamakan kuningan. Nantinya, warga Bali akan mengunjungi rumah teman, keluarga dan tetangga untuk menikmati makanan yang sudah dipersiapkan.

Pagar Wesi

unnamed (12)(6)

Berikutnya ada Pagar Wesi yang jadi upacara untuk menghormati sang pencipta. Pada festival ini masyarakat Bali berdoa untuk meminta perlindungan dari para Dewa agar jiwa mereka dilindungi dari pengaruh buruk. Selama upacara berlangsung mereka akan melakukan Tapa Bratha atau Semedi untuk menenangkan pikiran. Setelahnya upacara ini pun ditutup dengan kegiatan berdoa di Pura terdekat.

Makotek

pkb-2jpg_6e9jN

Festival unik di Bali ini merupakan sebuah festival dimana para pesertanya melakukan perang kayu pada Hari Raya Kuningan Makotek. Perang-perangan ini dilakukan untuk memperingati kemenangan dari kerajaan Mengwi yang berperang melawan kerajaan Blambangan dari Banyuwangi. Pada kesempatan tersebut para warga berdoa untuk dilindungi dari wabah penyakit. Nama Makotek sendiri berasal dari suara tek tek dari kayu bambu yang saling berbenturan. Sebelumnya para warga akan sembahyang terlebih dahulu di sebuah pura desa untuk setelahnya dipercikan air. Nantinya para warga ini akan menggabungkan kayu yang jumlahnya puluhan dan memiliki panjang hingga 3,5 meter hingga berbentuk krucut. Setelahnya pun upacara perang-perangan ini dilakukan secara beramai-ramai.

Ter-Teran

ce78a8085bbcba4cf0e8bfc5b5bd463fd5b96112

Berikutnya ada tradisi Ter-Teran atau tradisi perang api yang diselanggarakan oleh masyarakat Bali selama kurang lebih dua tahun sekali. Acara perang-perangan ini masih berkaitan dengan upacara ngusabe yang dilakukan di Pura Dalem. Dalam perang api ini, Anda akan menggunakan obor atau ter-teran untuk dibakar. Ter-teran yang digunakan ini terbuat dari daun kelapa yang diikat dan diisi dengan tongkat kayu. Setelahnya obor tersebut pun dibakar dan dilemparkan dari satu orang ke orang lainnya. Siapa saja diperbolehkan untuk mengikuti festival unik di Bali ini. Selama acara berlangsung, RedTraveler tidak akan menggunakan pakaian sama sekali atau hanya menggunakan kain atau celana saja. Acara ini akan berlangsung di malam hari mulai dari pukul 18:00.

Melasti

02-MELASTI-CELEBRATION-BALI-DOMINIK-PHOTOGRAPHY

Melasti sendiri merupakan sebuah proses meditasi yang dimaksudkan untuk membersihkan jiwa. Setelahnya para warga akan bersama-sama mengarak patung yang melambangkan dewa. Patung-patung ini nantinya akan dilarung di sungai atau lautan untuk nantinya dibersihkan. Tidak hanya patung-patung saja yang dibawa dalam festival unik di Bali ini tetapi juga persembahan. Para wisatawan yang datang ke Bali sudah sangat mengenal tradisi Melasti ini dan hingga sekarang pun warga bali tetap melestarikan kebudayaan mereka ini.

Ogoh Ogoh

Balikami-1-september-2017

Ogoh-ogoh sendiri merupakan sebuah patung raksasa yang digunakan untuk menetralisir kekutan  negatif dari Bhuta (karakater kekuatan jahat dalam kebudayaan Bali). Ogoh-ogoh ini digunakan dan menjadi bagian dari upacara Pitra Yadnya. Upacara ini merupakan sebuah acara pemujaan yang ditujukan bagi para leluhur umat Hindu. Upacara ini pertama kali muncul pada tahun 70 hingga 80an. Nantinya ogoh-ogoh ini diarak keliling kampung yang bertujuan agar kekuatan jahat ikut ke ogoh-ogoh  tersebut.

Makare-are 

Secret-Bali-4

Festival unik di Bali ini terjadi di desa Tangenan dan Tangenan Pengringsingan. Tradisi ini telah tertulis secara turun menurun secara tertulis di desa ini. Upacara ini diselenggarakan di balai petermuan bernama Bale Patemu. Biasanya para warga mulai melaksanakan tradisi ini mulai dari pukul 2 sore. RedTraveler akan menemukan warga yang ada di sini menggunakan pakaian adat Tangenan yang berupa kain tenun. Mereka akan menari-nari dan bergelut sambil mengiris punggung lawan mereka. Senjata yang mereka gunakan adalah daun pandan dan sebuah perisai yang terbuat dari rotan.

Itulah beberapa informasi mengenai festival unik di Bali yang bisa Anda saksikan selama berlibur. Nah, jika Anda tertarik untuk berlibur ke berbagai daerah di Indonesia seperti; Bali, Bandung, Surabaya, Jakarta, Solo, Semarang, Palembang, Batam, Makassar, Manado, Bogor dan Yogyakarta. Pastikan Anda memiliki penginapan yang nyaman dan murah dengan memilih RedDoorz sebagai akomodasi penginapan Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s