Dari banyak tempat wisata di Yogjakarta jangan pernah melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Candi Ratu Boko. Candi yang satu ini memiliki keunikan sendiri karena lokasinya yang masih satu komplek dengan Candi Prambanan. Dibalik keindahan dari kompleks percandian Ratu Boko, Anda juga bisa mempelajari sejarahnya. Untuk lebih jelasnya berikut RedDoorz akan bahas lebih lengkapnya.

Sejarah  

DSCF9754

Candi Ratu Boko sendiri sebelumnya ditemukan oleh orang Belanda bernama H.J De. Graff. Ia mulai meneliti peninggalan sejarah ini karena adanya informasi dari orang-orang Eropa yang berkunjung ke Jawa dan mengabarkan kalau ada peninggalan sejarah yang menarik di daerah Bukoharjo. Nama ini berasal dari nama raja Mataram yang bernama Ratu Boko. Sebelumnya, Candi Boko telah digunakan sebagai tempat peribadatan sejak dinasti Syailendra yaitu sebelum Candi Borobudur berdiri. Dijelaskan juga bahwa masa pembangunan dari Candi Boko juga menjadi tanda masuknya agama Hindu ke tanah Jawa.

Tentang Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko, Bangunan Peninggalan Dinasti Syailendra

Candi Ratu Boko sendiri berada dalam sebuah kompleks bangunan. Dulunya Candi ini merupakan sebuah istana yang sangat luas yaitu  mencapai 250.000 meter persegi yang terbagi  dalam empat bagian yaitu barat, tenggara, tengah hingga timur. Di sekitar kompleks Candi Boko Anda akan melihat bangunan lainnya yang menjadi pelengkap istana. Tetapi, tidak seperti Candi Prambanan yang memiliki banyak bangunan utama, di kompleks Ratu Boko Anda hanya akan melihat sedikit candi. Pada bagian tengah candi Anda akan melihat sebuah gapura yang menjadi pintu masuk dari kompleks candi juga beberapa bagian lainnya seperti kolam, lapangan, paseban hingga candi pembakaran. Di bagian tenggara Candi Boko Anda akan menemukan sebuah pendoko yang terdiri dari 3 balai yaitu kompleks keputren, kolam dan candi. Anda bahkan akan menemukan sebuah goa yang terletak di bagian timur.

Pagelaran Sendratari 

FT016

Untuk Anda yang berunjung ke Candi Boko jangan ketinggalan untuk menyaksikan Sendratari bernama Gajug Lesung. Pagelaran ini bisa wisatawan lihat setiap hari Minggu pukul 17.00 WIB. Gajug Lesung sendiri bercerita tentang kehidupan bertani masyarat di desa khususnya pulau Jawa. Digambarkan dalam pertunjukan tersebut kalau rakyat bergotong royong dan bersenang-senang saat mereka panen. Tradisi ini diselenggarakan oleh masyarakat setempat sebagai ucapan rasa syukur. Di pertunjukan ini Anda akan melihat tarian tradisional yang dipadukan dengan tembang atau lagu. Tarian yang Anda lihat pada pagelaran tersebut dinamakan Tari Wiwit. Digambarkan dalam tarian tersebut kalau para penari menanam padi, bermain, hingga memanennya.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka

candi-ratu-boko-1600x1071

Agak berbeda dengan harga tiket masuk ke tempat wisata lain, harga tiket masuk ke Candi Boko dibedakan berdasarkan waktu. Untuk wisatawan yang datang ke tempat wisata ini pada pukul 06.00 hingga 15.00 akan dikenakan harga tiket masuk sebesar Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 10.000 untuk anak-anak. Sedangkan, Untuk wisatawan yang datang ke kompleks Candi Boko lebih dari jam tiga sore akan dikenakan harga tiket sebesar Rp 100.000. Kemudian, untuk Anda yang ingin sekalian berkeliling ke Candi Prambanan bisa membeli tiket masuk  seharga Rp 45.000.

Tips mengunjungi Candi Ratu Boko

DSCF9752

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat berkunjung ke Candi Ratu Boko.

  • Cuaca di kawasan Candi ini akan terasa sangat panas pada siang hari jadi bawalah perlengkapan seperti payung, topi hingga kacamata hitam untuk melindungi mata dan kepala.
  • Agar kaki Anda tidak belang, sebaiknya menggunakan alas kaki seperti sepatu.
  • Dengan harga tiket yang berbeda sebaiknya perhatikan waktu kunjungan Anda.
  • Jika ingin berkunjung ke Candi Prambanan juga sebaiknya langsung membeli tiket terusan.
  • Bawa perbekalan seperti halnya air minum sebelum berkeliling.

Cara Menuju Candi Ratu Boko

20140301_161729_1

Candi Ratu Boko sendiri berlokasi 3 km dari Candi Prambanan yang juga berjarak 18 km dari Kota Jogja. Untuk sampai ke sini, Anda bisa melalui jalur dari jalan Solo terus ke arah Candi Prambanan. Untuk Anda yang menjangkau Candi ini dari Yogyakarta bisa langsung menaiki trans Jogja Malioboro ke arah Prambanan. Sedangkan, Anda yang ingin naik ojek biasanya hanya akan dikenakan ongkos sebesar Rp 15.000. Tidak hanya dari Malioboro saja, Anda juga bisa naik trans Jogja dari beberapa tempat seperti Stasiun Lempuyang hingga Bandara Adi Sucipto.

Itulah informasi mengenai candi ratu boko yang bisa Anda kunjungi. Apa Anda pernah berkunjung ke sini? bagaimana menurut Anda? Untuk Anda yang akan berlibur di Singapura atau Indonesia, seperti Jakarta, Semarang, Solo, Malang, Manado, Makassar, Palembang, Batam, Bogor, Bali, Yogyakarta dan Surabaya. RedDoorz hardir sebagai tempat penginapan murah dengan fasilitas lengkap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s