Jika kamu sedang ada rencana untuk berkunjung ke Semarang jangan lupa untuk berkunjung ke Candi Gedong Songo. Tempat wisata yang satu ini menyimpan banyak sekali bukti sejarah. Lebih dari itu, Candi Gedong Songo Semarang juga berlokasi di kawasan dataran tinggi dimana kamu bisa melihat pemandangan cantik. Nah, Untuk lebih jelasnya berikut RedDoorz akan membahas lebih detail mengenai Gedong Songo Semarang.

Sejarah Gedong Songo Semarang

gedung 9 (1)

Jika nama Sir Thomas Stamford Raffles cukup dikenal karena menemukan Bunga Bangkai, Rafflesia Arnoldi, beliau jugalah yang pertama kali menemukan Candi Gedong Songo Semarang. Pada saat itu ia menemukan 7 buah bangunan candi dalam satu komplek dan menamakannya sebagai Candi Gedong Pitu, yang dalam bahasa Jawa berarti tujuh.

Nama Candi Gedong Pitu tersebut bertahan selama seribu tahun hingga pada tahun 1908 – 1911, Van Stein Callenfels, seorang arkeolog Belanda menemukan dua bangunan candi lainnya dalam komplek tersebut. Setelah itulah, Candi Gedong Pitu diubah namanya menjadi Candi Gedong Songo. Untuk mempertahankan kondisi bangunan, Candi tersebut pun pernah dipugar sebanyak dua kali yaitu pada periode tahun 1928 dan 1972. Sampai sekarang, pembenahan terus dilakukan untuk menjaga kelestarian salah satu aset sejarah di Semarang ini.

Menurut penelitian, candi tersebut merupakan peninggalan zaman Wangsa Syailendra pada abad ke-9. Tetapi, ada juga yang berpendapat bahwa candi tersebut berasal dari pemerintahan dinasti Sanjaya Hindu pada abad ke-8 bila dilihat dari segi bangunannya. Hingga sekarang, para ahli belum memastikan tahun pembangunan dari Candi Gedong Songo.

Keindahan Gedong Songo Semarang

gedong songo

Berlokasi di Lereng Gunung Ungaran, Candi Gedong Songo memiliki tinggi sekitar 1.200 m dari atas permukaan laut. Hal tersebutlah yang akan membuat kamu merasakan hawa sejuk saat berkunjung ke sini. Jarak antar candi di Gedong Songo Semarang cukup jauh.  Kamu memerlukan tenaga lebih jika ingin mengelilingi seluruh komplek percandian.  Para pengunjung yang datang ke sini biasanya menyempatkan diri untuk mandi atau membasuh tubuh mereka di mata air panas yang terdapat di sini. Hal ini karena dipercaya kandungan belerang sendiri memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit kulit dan gatal-gatal. Dalam area candi , terdapat jalan setapak dengan tulisan Tempat Sakral. Area ini biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa keterangan mengenai bangunan candi di Gedong Songo.

Candi Gedong I

candi I

Candi pertama di komplek percandian Gedong Songo merupakan salah satu yang berbentuk utuh dibandingkan dengan bangunan candi lainnya. Candi Gedong I sendiri memiliki karakteristik, seperti persegi panjang dengan tinggi 4 hingga 5 meter. Di bagian kaki candi terdapat hiasan berupa pahatan relief sulur dan pahatan bunga. Sedangkan, dibagian dalam candi kamu akan menemukan sebuah ruangan sempit.

Candi Gedong II

64591897

Tidak berbeda jauh dengan Candi Gedong I, Candi Gedong II juga memiliki kondisi bangunan yang masih utuh. Dengan luas bangunan sebesar 2,2 meter, Candi Gedong II memiliki tinggi sekitar 1 meter. Terdapat sebuah tangga sebagai bangunan dari pintu masuk candi. Sedangkan, pada bagian luar candi ada ceruk kecil yang berisi sebuah arca. Pada ceruk tersebut terlihat hiasan berupa 2 kepala naga. Kemudian, di bagian depan ada sebuah candi kecil yang berfungsi sebagai penjaga dari Candi Gedong II.

Candi Gedong III

Candi Gedong Songo

Jika pada candi sebelumnya hanya berupa satu bangunan utuh, pada Candi Gedong III terdapat 3 buah bangunan sekaligus. Ada dua candi dengan ukuran lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya. Keduanya merupakan candi yang berfungsi sebagai Candi Perwara. Candi-candi tersebut dibangun menghadap ke Timur, sedangkan yang satunya lagi dibangun ke arah barat. Pada dinding utama terdapat beberapa relung dengan ukiran bergambar Ganesha dan Durga bertangan 8.

Candi Gedong IV

Candi-Gedong-Songo-10

Bangunan yang satu ini memiliki ukuran yang cukup besar dengan beberapa reruntuhan candi kecil di sekitarnya. Di bagian pintu masuk terdapat tangga tanpa arca dengan panjang 1 meter. Kemudian, di bagian luar terdapat bilik dengan relung berisi arca yang sayangnya sudah rusak.

Rute ke Gedong Songo Semarang

206_177_besar

Gedong Songo Semarang cukup mudah dijangkau dari berbagai arah, seperti Solo, Kendal, Yogyakarta, hingga Semarang. Jika kamu ke Gedong Songo dari arah Jakarta, Kendal dan Pekalongan ada dua rute yang bisa kamu tempuh. Pertama, kamu bisa melewati pertigaan Kaliwungu, Kendal dengan jalur arah Sumowono. Setelahnya, kamu bisa memilih jalur kiri untuk tiba di perempatan jembatan dengan jalur kanan ke arah Suwono. Kemudian, setelah sampai dipertigaan Pasar Suwono, kamu bisa menempuh arah ke Temanggung dan menemukan Gedong Songo pada bagian kiri jalan.

Jalur lainnya yang bisa kamu lalui yaitu dengan melewati Semarang Kota. Dengan rute tersebut kamu hanya perlu menuju ke kota Solo atau Yogyakarta. Setelahnya, kamu bisa menempuh perjalanan ke arah Bandungan. Pada pertigaan jalan selanjutnya pilih arah kanan untuk kemudian sampai di Gedong Songo.

 Harga Tiket dan Jam Buka  

GEDONG-SONGO-01

Untuk masuk ke dalam area Gedong Songo kamu akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk anak-anak, Rp 25.000 untuk dewasa dan wisatawan asing. Jika jalan-jalan berkeliling komplek percandian cukup melelahkan, cobalah untuk naik kuda. Kamu bisa menyewa jasa naik kuda  dengan harga rute masing-masing, seperti wisata desa sebesar Rp 25.000, ke mata air panas Rp 40.000, ke Candi II Rp 30.000 dan paket Candi Songo Rp 50.000. Kamu bisa berkunjung ke Gedong Songo mulai dari pukul 06.00 hingga 17.00

Itulah beberapa informasi mengenai tempat wisata Candi Gedong Songo di Semarang. Untuk kamu yang ingin berlibur di Singapura atau Indonesia, seperti Jakarta, Semarang, Solo, Malang, Manado, Makassar, Palembang, Batam, Bogor, Bali, Yogyakarta dan Surabaya. RedDoorz hadir sebagai tempat penginapan murah dengan fasilitas lengkap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s