Tempat wisata apa saja yang paling sering kamu kunjungi saat ke Bali? Pantai, kafe atau tempat makanya yang populer? Tapi, tahukah kamu kalau Bali juga memiliki kebun raya sendiri? Masih satu lini dengan kebun raya yang ada di Bogor, Kebun Raya Bali memiliki ribuan jenis tanaman yang sudah dibudidayakan selama bertahun-tahun. Untuk lebih jelasnya, berikut RedDoorz akan bahas mengenai Kebun Raya Bali yang menarik untuk kamu kunjungi.

Tentang Kebun Raya Bali

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Taman di Kebun Raya Bali

Selain dikenal sebagai sebuah tempat wisata, Kebun Raya Bali juga dikenal sebagai sebuah konservasi dan penelitian hayati. Banyaknya tanaman serta tumbuhan yang ada di sini bertujuan untuk melestarikan kenekaragaman tumbuhan. Untuk menunjang kebutuhan tersebut, Kebun Raya Bali pun memiliki berbagai fasilitas menarik seperti laboratorium kultur jaringan, herbarium hortus botanicus baliense (THBB), rumah kaca hingga perpustakkaannya. Di dalam Kebun Raya Bali sendiri terdapat sekitar kurang lebih 2100 jenis tumbuhan. Karena berfungsi sebagai tempat penelitian, di sini pun terdapat sebuah area pembibitan seluas 1 hektar lengkap dengan rumah kaca dan bak persemaian.

Sejarah

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Patung ikonik

Didirikannya Kebun Raya Bali ini sendiri berawal dari gagasan Prof. Ir. Kusnoto Setyodiwiryo yang merupakan Direktur Lembaga Pusat Penyelidikan Alam dan merangkap juga sebagai Kepala Kebun Raya Indonesia. Ia menyarankan untuk membuka Kebun Raya di luar pulau Jawa, tepatnya di Bali. Kemudian dimulailah pembangunan pada tahun 1985. Setelah terjadi kesepakatan, ditetapkanlah kalau luas Kebun Raya Bali sendiri memiliki luas sekitar 50 hektar yang meliputi area hutan Candikuning yang juga berbatasan langsung dengan Cagar Alam Batukau. Jadilah Kebun Raya ini didirikan khusus untuk koleksi Gymnospermae. Awalnya, tanaman-tanaman di sini pun semuanya didatangkan dari kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas untuk setelahnya dibudidayakan untuk lebih lanjut hingga sekarang.

Konservasi

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Area Konservasi

Setelah berdiri selama puluhan tahun, area konservasi Kebun Raya Bali pun memilki koleksi tumbuhan yang semakin banyak dan beraneka ragam. Ada satu area pembibitan tersendiri seluas 1 hektar yang memang difungsikan untuk tujuan pelestarian lengkap dengan rumah kaca. Tidak hanya untuk koleksi saja, tanaman di sini juga dibudidayakan untuk nantinya ditanam di lapangan bersama dengan persemaian biji yang merupakan pertukaran dari kebun raya dan lembaga lain. Salah satu fasilitas yang menunjang area konservasi ini sendiri adalah laboratoriumnya. Tempat tersebut dijadikan sebagai pusat penelitian teknik in vitro yaitu tanaman paku dan anggrek.

Koleksi

Ada ribuan tanaman yang ada di Kebun Raya Bali, beberapa diantaranya seperti:

Anggrek

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Taman Anggrek

Kebun Raya Bali memililki area khusus untuk menanam Anggrek yang memiliki luas sekitar 0,5 hektar. Dengan luas tersebut, area kebun anggrek dibagi menjadi bagian atas dan bagian bawah. Area anggrek bawah dikhususkan untuk koleksi anggrek persilangan. Sedangkan, anggrek bagian atas merupakan tempat untuk anggrek liar. Semua anggrek di sini berasal dari berbagai area di Indonesia khususnya yang berasal dari Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan hinga Papua yang semuanya bagian wilayah Indonesia Bagian Timur. Meski musim anggrek mekar pada bulan Maret hingga Juni, namun, kamu jangan khawatir karena di sana pasti ada saja bunga anggrek yang mekar. Taman anggrek sendiri terletak di samping gedung kantor utama yang berjarak sekitar 800 meter dari gerbang masuk.

Tanaman Paku dan Lumut

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Taman Paku

Selain tanaman anggrek, Kebun Raya Bali juga memiliki area khusus untuk tanaman paku dan lumut. Untuk tanaman paku sendiri, Kebun Raya Bali menyediakan area khusus seluas 2 hektar yang disebut sebagai Taman Cyathea. Ada sekitar 80 jenis tumbuhan paku yang terdapat di Taman Cyathea ini. Semua koleksi tersebut berasal dari berbagai area di Indonesia yaitu seperti Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara dan Papua. Lokasi dari Taman Cythea berada di dekat Herbarium yang berjarak sekitar 750 meter dari gerbang utama.

Kaktus

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Taman Kaktus

Dari sekitar banyak taman yang ada di Kebun Raya Bali, taman kaktus mungkin menjadi salah satu paling sering kamu liat wara-wiri media sosial. Meski sebenarnya, kaktus memiliki habitat asli di gurun panas, tumbuhan ini pun bisa dilestarikan di Indonesia. Di area pelestarian Kebun Raya Bali kamu bahkan bisa menemukan tumbuhan kaktus yang memiliki tinggi hingga 5 meter. Di area kaktus terdapat sekitar 68 jenis kaktus yang dibudidayakan di dalam rumah kaca seluas 500 meter persegi.  Rumah Kaca Kaktus sendiri berlokasi di samping Taman Anggrek yang berjarak sekitar 800 meter dari gerbang utama.

Tanaman Obat

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Tanaman Obat

Sesuai dengan namanya, taman yang satu ini memang dikhususkan untuk Tanaman Obat. Bali sendiri memang cukup dikenal dengan berbagai obat-obatan tradisionalnya. Sebagai salah satu bentuk kearifan tradisional dalam bidang pengobatan, Kebun Raya Bali mendedikasikan tamannya untuk tumbuhan obat-obatan. Ada sekitar 300 jenis tanaman obat yang ada di Kebun Raya Bali. Semuanya ditanam dalam area seluas 1600 meter persegi. Taman Usada sendiri berlokasi di belakang Taman Anggrek yang berjarak sekitar 850 meter dari gerbang utama.

Jam Operasional, Tiket Masuk dan Akomodasi

Kebun-Raya-Bali
Kebun Raya Bali : Jalan Masuk ke Kebun Raya Bali

Area Kebun Raya Bali sendiri buka mulai dari pukul 08.00 hingga 18.00 Waktu Indonesia Tengah setiap hari kecuali pada Hari Raya Nyepi. Untuk harga tiketnya sendiri yaitu dibandrol dengan harga Rp 9.000 untuk pengunjung domestik, Rp 17.000 untuk pengunjung mancanegara. Selain itu, Kebun Raya Bali juga disewakan untuk umum bagi mereka yang ingin mengadakan acara, seperti outbound, resepsi pernikahan, gathering hingga acara lainnya.

Itulah beberapa informasi mengenai Kebun Raya Bali yang bisa kamu kunjungi. Kalau kamu sendiri apa pernah berkunjung ke Kebun Raya Bali? Untuk kamu yang akan berlibur di Filipina, Singapura, Vietnam atau Indonesia seperti Jakarta, Semarang, Solo, Malang, Manado, Makassar, Palembang, Banjarmasin, Balikpapan, Pekanbaru, Cirebon, Lampung, Batam, Bogor, Bali, Yogyakarta dan Surabaya. RedDoorz hardir sebagai tempat penginapan murah dengan fasilitas lengkap.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s