RedDoorz berkolaborasi dengan Gen 103.1 FM menggelar RedFest Surabaya pada 27 Januari 2019 di Surabaya Town Square. Diisi dengan kompetisi menari dan hiburan musik, acara ini berlangsung seru dan atraktif.

Kompetisi diikuti berbagai pelajar dari Surabaya, Malang, dan sekitarnya. Sebanyak tujuh kelompok menampilkan kelihaiannya bergoyang mengikuti lagu ceria. Menariknya lagi, di sela acara diadakan battle dance, di mana sesama finalis adu kemampuan dalam menari. Dikemas dengan interaktif, acara ini juga melibatkan pengunjung untuk joget bareng tim lainnya.

Street Pass Junior, salah satu tim yang ikut kompetisi menari di RedFest Surabaya
Street Pass Junior, salah satu tim yang ikut kompetisi menari di RedFest Surabaya

Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti kuis berhadiah menarik dari RedDoorz, seperti voucher potongan sebesar Rp 50.000 untuk makan di Bober Café dan MakMu Café. Melalui acara ini, mereka juga dapat mengetahui informasi lebih banyak tentang RedDoorz, mulai dari cara memesan hotel bahkan sampai mendapat promo voucher potongan harga menginap.

Menuju pertengahan acara, pemenang kompetisi pun diumumkan. Mereka adalah Funky LOL sebagai juara pertama, Big Dance Crew sebagai juara kedua, dan Street Pass Junior sebagai juara ketiga. Untuk menemani keseruan akhir pekan para pengunjung, RedFest juga menghadirkan dua band lokal, yaitu Outcast dan Humi Dumi.

Walau hari semakin larut, bukan berarti lobby Surabaya Town Square semakin sepi. Justru sebaliknya, jumlah pengunjung semakin ramai untuk menyaksikan penampilan langsung dari penyanyi jebolan Indonesian Idol, Brisia Jodie. Melantunkan lagu hits miliknya “Seandainya” dan meng-cover beberapa lagu, Jodi dan para pengunjung saling antusias bernyanyi bersama.

Brisia Jodie ikut memeriahkan acara RedFest Surabaya dengan suara merdunya
Brisia Jodie ikut memeriahkan acara RedFest Surabaya dengan suara merdunya

RedFest Surabaya merupakan bagian dari kegiatan promosi RedDoorz di Jawa Timur. RedDoorz telah memperluas jaringan di dua kota di Jawa Timur yakni Banyuwangi dan Probolinggo. Di akhir tahun 2019, RedDoorz berencana akan mengawali kembali di dua kabupaten yaitu Pasuruan dan Jember dan ke depannya akan memperluas jaringannya ke 10 kota yang berada di Jawa Timur.

“Pada akhir tahun 2019 tujuan ekspansi kami meliputi pencapaian 5000 kamar di Jawa Timur.  Kami bersemangat untuk langkah selanjutnya dan rencana untuk memperluas jaringan kami di Jawa Timur,” ucap Mohit, Manager RedDoorz untuk Indonesia di acara Press Conference di RedDoorz Plus @ Surabaya City Center, Kamis, (24/1/2019).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.