Menempuh jarak yang jauh ketika kamu akan melakukan suatu aktivitas, pasti merupakan salah satu hal yang kamu hindari, kan? Mager, mungkin sudah jadi alasan andalan kamu. Apalagi ditambah dengan kondisi macetnya Jakarta, yah mau apply kerja aja sampai bingung karena takut waktunya habis di jalan dan jadi nggak efisien. Enggak, kamu nggak akan mengalami itu kok! Sudah pernah dengar co-living? Ini dia salah satu solusi hunian yang cocok buat generasi produktivitas tinggi kayak kamu…

Apa Itu Co-living?

Pasti sudah sering dengar istilah co-working space, dong? Co-working space merupakan sebuah ruangan yang sengaja disewakan untuk para freelancer dan startup sebagai tempat bekerja mereka. Nggak hanya itu, banyak juga penyelenggara acara yang sengaja menyewa ruangan di co-working space ini dengan alasan biaya sewa tempat yang relatif terjangkau. Yap, untuk para freelancer dan startup bentuk usaha seperti ini juga bisa menjadi solusi bagi mereka. Nah, setelah kemunculan co-working space yang bisnisnya sudah merambah di berbagai kota khususnya Jakarta, sekarang muncul bentuk penggunaan satu area secara bersama yang dinamakan co-living. Seperti namanya, kali ini penggunaan area co-living disediakan untuk disewakan sebagai tempat tinggal.

Setelah sebelumnya sudah populer di Singapura, co-living merupakan bisnis yang terbilang masih berkembang di Indonesia. Secara konsep, sebenarnya co-living adalah hunian yang mirip dengan kamar-kamar kos yang kita kenal. Namun, perbedaan di antara keduanya adalah fasilitas yang ditawarkan. Co-living menawarkan hunian yang lebih premium dan jasa yang ada di dalamnya seperti laundry dan makanan. Usaha co-living sendiri menyasar konsumen yang telah memiliki penghasilan sendiri, namun masih belum memiliki hunian untuk mendukung aktivitas mereka. Kamu nggak akan hanya menyewa tempat tinggal di sini, tapi kamu juga bisa sekaligus bersosialisasi dengan penghuni lain. Tenang, kita bukannya nyuruh kamu sok asik, tapi memang kebanyakan co-living sengaja dibentuk dengan suasana yang friendly. Seperti disediakannya ruang makan hingga ruang main yang dapat digunakan secara bersama. Seru, kan?

Selain menawarkan hunian nyaman dan suasana yang friendly, masih ada keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan dari co-living. Apa aja, sih?

Sharing Partner

Nggak perlu merasa sedih kalau kamu adalah new comer dan merasa sendirian, karena lingkungan co-living akan membantu kamu untuk tetap dapat bersosialisasi dengan penghuni lain. Takut untuk tinggal jauh sendiri? Otomatis dicoret dari list ya!

Bonding dengan Penghuni Lain

Nah, daritadi kita ngomongin hunian friendly yang mendukung penghuninya untuk bersosialisasi, memangnya ada apa sih di dalam co-living? Selain area makan yang bisa digunakan bersama, biasanya co-living juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas seperti foosball table atau bahkan ruang karaoke. Kalau kamu pingin seru-seruan dan merasa bosan nggak ada kerjaan di kamar, fasilitas-fasilitas seperti ini bisa kamu gunakan. Jangan sungkan untuk melakukannya bareng penghuni lain, yah. Siapa tau kamu bisa menemukan teman baru.

Lokasi Strategis

Buat yang khawatir lokasi tempat tinggalnya akan jauh dari kantor, mungkin bisa nyoba co-living. Karena biasanya co-living dibangun di tengah kota yang lokasinya dekat dengan perkantoran.

In-House Facilities

Tinggal di co-living kayaknya benar-benar membantu urusan hidup kamu di segala aspek, deh. Selain menyediakan tempat hunian yang nyaman, kamu juga dimudahkan untuk urusan seperti mencuci dan menyediakan makanan. Yes, fasilitas kayak gini akan kamu dapatkan dan disediakan langsung di dalam co-living.

Nah, kira-kira ada apa ya RedDoorz membahas tentang co-living? Kalau penasaran, feel free untuk tanya-tanya ke kontak di bawah ini!

Cindy: +62 812 9140 0492

Fauzi: +62 812 8868 1298

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.